Kamis, 19 Oktober 2017

Konfigurasi IP Address Static Dan Dynamic Pada Linux Debian 7

Konfigurasi IP address Static dan Dynamic Pada Linux Debian 7

Disini saya akan membahas tentang konfigurasi Ip Address Static dan Dymanic pada linux debian 7
Disini akan menggunakan virtualbox dengan menggunakan jaringan bridge adaptor.
Berikut langkah-langkah konfigurasinya :
Langkah pertama atur mode jaringan di virtualbox diatur menjadi mode bridge adaptor dengan tersambung ke internet lihat gambar di bawah



Digambar diatas sudah saya atur dengan adaptor tersambung kedalam wireless.


Cek Ip address pada adaptor yang tersambung kedalam internet ,
Selanjutnya akan konfigurasi Ip address dengan cara mode static


Masuk kedalam linux debian 7 , lalu ketik perintah untuk masuk konfigurasi :
nano /etc/network/interfaces


Lalu tampilannya akan seperti pada tampilan di atas


Kemudian konfigurasi ip address seperti gambar diatas , masukan ip address sesuai dengan ip adress internet , contoh :
Ip adress 192.168.43.80
Netmask 255.255.255.0
Broadcast 192.168.43.255
Network 192.168.43.0
Gateway 192.168.43.1
Jangan lupa save konfigurasi dengan menekan tombol pada keyboard CTRL+X ,Y Enter


Cek ip adress yang sudah di konfirmasi dengan perintah : ifconfig
kemudian restart konfigurasi tersebut agar tersimpan dan dapat di gunakan , dengan cara seperti gambar di atas : /etc/init.d/networking  restart


Kemudian lalukan konfigurasi berikut agar server tersambung dengan ke ip atau dns dari internet
Dengan perintah : nano /etc/resolv.conf


Setelah itu tambahkan nameserver dan ip adressnya. Untuk lebih jelasnya lihat pada gambar diatas, lalu simpan kembali konfigurasi dengan menekan : CTRL+X, Y , Enter


Contoh pada gambar di atas yaitu mengecek dengan cara ping ke detik.com dan hasilnya akan seperti gambar diatas
Selanjutnya konfigurasi ip address secara dynamic (otomatis/DHCP) berikut langkah langkah


Ketik kembali sama halnya dengan konfigurasi ip address dengan mode static ,
Ketik perintahnya : nano /etc/network/interfaces


Konfigurasi ip address dynamic sama dengan halnya konfigurasi ip address static , hanya mengubah static menjadi dynamic.
Tanda pagar di depan script tersebut menjadi tidak aktif (hanya di anggap komentar saja)
Jangan lupa save konfigurasi dengan perintah : CTRL+X , Y , Enter


Restart kembali konfigurasi tersebut dengan perintah :
/etc/init.d/networking  restart


Cek ip address ketikan perintah : ifconfig



Untuk mengecek apakah konfigurasi tadi sudah benar kita bisa cek dengan melakukan PING
Ke situs google.com dan hasilnya akan seperti gambar di atas.

Cukup sekian pembahasan tentang mengenai konfigurasi Ip adress static dan dynamic pada linux debian 7.

Terimakasih 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar